• 083119909136
  • Jalan. T. Diujung Desa Air Dingin Kecamatan Simeulue Timur Kota Sinabang
  • 083119909136
  • Jalan. T. Diujung Desa Air Dingin Kecamatan Simeulue Timur Kota Sinabang
Sejarah Singkat

Sejarah Singkat STIT-SIMEULU ACEH

Yayasan Pendidikan kawanad merupakan sebuah Yayasan yang didirikan oleh tokoh pendidikan yang telah mendapat pengesahan izin pendirian dari Kementerian Agama Republik Indonesia dengan SK No. 605 Tahun 2016.

Badan penyelenggaranya adalah Yayasan Kawanad dengan SK. MENKEH No.C.350.HT.03.01-TH.1998 dan Akta No. 40 Tanggal 12 November 2003. Saat ini Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Simeulue Aceh dibawah koordinasi dari KOPERTAIS Wilayah V Aceh.

Yayasan ini lahir dan bergerak di bidang pendidikan sebagai wujud partisipasi aktif membantu pemerintah daerah dalam menyediakan layanan pendidikan bagi masyarakat Aceh khusunya Kabbupaten Simeulue khususnya bidang pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman.

Yayasan Pendidikan kawanad telah menunjukkan eksistensinya dalam pengembangan pendidikan di ACEH Khususnya di Kabupaten Simeulue dengan mengelola dan mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islam Simeulue Aceh (STIT Simeulue) dan kegiatan pendidikan keagamaan lainnya yang berpusat di kabupaten Simeulue.

Dengan eksistensi yang telah ditunjukkan selama ini Yayasan Kawanad telah mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Daerah kabupaten Simeulue.

Kabupeten Simeulue sendiri merupakan kota yang baru dibentuk atau lahir pada tahun 1999 sebagai pemekaran dari Kabupaten induk Aceh Barat . Data dari Pemerintah Kabupeten Simeulue dan Kopertais Wilayah V Aceh hingga tahun 2015 menujukkan bahwa di Pulau Simeulue ini tidak terdapat satu pun Lembaga Pendidikan Tinggi, baik lembaga Pendidikan Tinggi Umum (PTU) maupun Lembaga Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Kondisi ini menjadi motivasi tersendiri kepada Yayasan untuk mengusulkan Izin Pendirian dan Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Simeulue (STIT-Simeulue) Aceh. Penamaan STIT Simeulue ini  merujuk kepada Nama Pulau Simeulue yang termasuk Pulau terluar dari daratan Aceh Indonesia bahkan berada pada titik koordinat terluar Samudrea Hindia. Berjarak 110 mil dari kota kabupten Aceh Barat, atau dengan kata lain 12 jam perjalanan Kapal ASDP

Usulan ini juga didasari oleh data Angka Partisipasi Sekolah masyarakat kabupaten Simeulue yang masih menunjukkan angka di bawah 30% (< 30>

Minimnya indeks Apresiasi Sekolah (APS) ini diantaranya disebabkan oleh tidak terdapatnya Perguruan Tinggi di Pulau Simeulue sehingga akses masyarakat untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi menjadi terbatas karena harus menempuh perjalanan ke luar Kota/ Kabupaten lainnya, kehadiran lembaga pendidikan tinggi STIT SImeulue Aceh di pulau Simeulue merupakan harapan yang ingin segera dimiliki oleh masyarakat dan pemerintah Kabupaten Simeulue ibarat setetes air di tengah dahaga yang begitu panjang.

Yayasan Kawanad menyadari bahwa perguruan tinggi sebagai pusat keunggulan (centre of excellence) yang diharapkan mampu menggali dan menumbuh kembangkan, sekaligus menyebarluaskan ilmu pengetahuan (knowledge) kepada peserta didik (mahasiswa). Hal ini merupakan sebuah tanggung jawab ilmiah dan akademik.

Upaya ini harus diorientasikan atas kepentingan peserta didik dan masyarakat pengguna jasa pendidikan (stakeholder). Berdirinya (STIT-SIMeulue Aceh) di pulau Simeulue ketika itu juga dilatarbelakangi dan didukung oleh beberapa faktor pertimbangan objektif. Pertama, Perguruan Tinggi Islam belum ada di Kabupaten Simeulue. Kedua, pertumbuhan pesantren, madrasah dan perguruan-perguruan agama yang sederajat dengan SLTA di kabupaten Simeulue tumbuh dan berkembang dengan pesatnya, yang sudah tentu memerlukan adanya pendidikan lanjutan yang sesuai, yakni adanya Perguruan Tinggi Agama Islam